dari2. Pemberian tablet Fe selama kelahmilan yang paling banyak adalah ibu hamil yang mendapat Fe kurang dari 90 tablet pada kelompok kasus sebanyak 79,5%. 2. Analisis Bivariat Tabel 4.2 Hasil Tabulasi Silang Anemia pada Ibu Hamil terhadap BBLR Status Ρ Kelompok OR CI 95% Kasus Berat Badan Lahir Rendah f(%) Kontrol Berat Badan Lahir Normal f(%) HasilSkrining Anemia pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Muara Kumpeh satu kasus yang mengalami penurunan kadar Hb sebanyak 0,4 mg/l pada skrining tahap kedua. (seluruh soal benar) dari hanya 7,1 % sebelum pretest menjadi 41,2 % setelah post test dan penurunan jumlah benar 0, 1 dan 2 dari 35,3% sebelum prestest menjadi 19,2% Demam Hal ini harus diwaspadai oleh ibu hamil karena bisa saja menandakan adanya infeksi, ibu hamil yang mengalami demam tinggi harus segera periksa ke pelayanan kesehatan untuk mendapat penanganan lebih cepat. 4. Janin kurang aktif bergerak. Jika gerakan janin dirasa berkurang atau tidak aktif bergerak atau bahkan tidak bergerak segera datang tahun 2017 sebesar 475 kasus (88,05/100.000 KH), mengalami penurunan dibandingkan pada . Anemia pada ibu hamil juga berkontribusi terhadap peningkatan kematian perinatal, berat badan lahir Bahkan sebagian besar ibu hamil tidak sadar bahwa dirinya sedang mengalami anemia. Namun, seiring dengan perkembangan penyakit, gejala ini akan memburuk. Nah, berikut ini beberapa gejala anemia pada ibu hamil yang cukup sering ditemukan: Lesu, kelelahan, dan badan lemas. Sakit kepala hingga pusing. Evaluasiadalah hasil akhir yang didapatkan yang tertera dalam kriteria hasil setelah dilakukan tindakan keperawatan. a. Kesiapan peningkatan nutrisi berhubungan dengan kurang pengetahuan tentang anemia pada ibu hamil Dengan hasil: Verbalisasai minat dalam belajar meningkat. Kemampuan menjelaskan tentang anemia meningkat. Perilaku membaik. b. MgSO4 untuk mencegah komplikasi kejang pada ibu hamil; Perawatan di rumah sakit. Bila preeklamsia yang dialami ibu hamil cukup berat atau makin parah, perawatan di rumah sakit diperlukan agar kondisinya tetap terpantau. Selama perawatan, dokter akan melakukan tes darah, NST, dan USG secara rutin. Perawatan setelah melahirkan Tengarankabupaten Semarang. Subyek studi kasus adalah ibu hamil Ny.I umur 22 tahun G1P0A0 hamil 37 minggu dengan Anemia Ringan, waktu studi kasus pada tanggal 9 juli2018sampai 16 juli 2018. Teknik pengambilan data antara lain data primer meliputi pemeriksaan fisik wawancara serta observasi dan data 0vyzs.